Senin, 15 Februari 2010
JONG TODA NARA(JONTONA)
Apalah arti sebuah nama?Jong Toda Nara disigkatkan jadi Jontona adalah nama sebuah desa di kecamatan Ile Ape-kabupaten Lembata-Nusa Tenggara Timur.Jogng Toda Nara artinya perahu bermuatan penumpang/orang.Sebuah perahu kecil yg digunakan oleh nenek moyang kami pada zaman dahulu yang berlayar dan datang dari Serang Gorang Abo Mua yang sekarang dikenal dengan Pulau Seram,Pulau Gorong dan Pulau Ambon.Mereka berhasil dan selamat melabuhkan perahu mereka di sebuah pesisir pantai di kaki gunung Ile Ape yakni kampung Lamariang.Mereka lalu turun kedarat untuk mencari makanan dan minuman berhubung perbekalan sudah berkurang.Mereka berjalan menyusuri pantai untuk mencari air tawar untuk diminum agar bisa menghilangkan rasa dahaga.Dalam perjalanan mereka sangat kelelahan namun akhirnya mereka mendapatkan sebuah pohon beringin besar dan sangat rindang.Merekapun berteduh dan beristirahat dibawah pohon beringin itu.Mereka membawa seekor anjing jantan besar.Keesokan hari mereka melihat bdan anjing itu selalu basah maka dalam pikiran mereka pasti ada sumber air tawar di dekat sini.Mereka lalu berinisiatif untuk mengayam sebuah kotak kecil dari daun tuak/lontar dan didalamnya diisikan abu dapur dan digantungkan pada leher anjing itu.Kotak berisi abu itu sengaja di lubangi di sekelilingya biar abu yang ada didalamnya jatuh ketanah dan bisa membuat jejak untuk mempermudah penemuan air yang diyakini bisa ditunjukkan oleh anjing itu.Merekapun menyusul langkah dari anjing itu dan sampailah mereka disebuah tempat basah yang mengandung banyak air.Mereka lalu dengan sukaria meminum air itu dan membersihkan diri mereka.Sesudah itu mereka menggali dan memperlebar lubang dan jadilah sebuah sumur besar dan mereka menamai Woi belen(woi=air,belen=besar artinya air besar).Yang mana sampai sekarang sumur itu masih ada dan sangat unik karea ada tangga untuk turun kedalam sumur untuk mengambil air langsung dari permukaanya.Walaupun sudah dipugar layaknya seperti sumur zaman sekarang namun tangga untuk turun kedalam sumur itu masih ada.Lokasi sumur itu dekat kantor desa Jontona skarang(samping rumah Bapak Stef Lodan Making).Pohon beringin pun masih ada dekat sumur itu juga.Asal nama kampung Baopukang diambil dari nama pohon beringin itu yakni Bao=beringin,Pukang/puken=batang besar dari pohon.Sedangkan perahu atau Jong Toda Nara itu telah berubah jadi batu dan juga semua tali temali yang panjangnya sekitar lebih dari 50 meter untuk jangkar tambatannya juga berubah jadi batu.Lokasinya di pantai Lamariang.Itulah sekilas cerita asal usul orang Jontona yang sekarang banyak tersebar di mana-mana tapi jangan lupa kampung halaman kita,.Viva Jong Toda Nara...Mucho Gracias
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Go juga pernah menulis sendiri cerita Jong Toda Nara dari cerita Serang Gorang Abo Mua hingga Desa Jontona mulai beralih nama Lewohala menjadi Jontona yh sekarang ini, tapi ga pernah tahu tentang Seekor anjing itu.
BalasHapusJontona kita...pasti selalu jadi kerinduan, ketika kita jauh di tanah rantau....
terima kasih atas sekelimit cerita dan sudah mengingatkan kembali sejarah dan awal bermulanya hidup dan kehidupan serta asl usul Lewu tana titeng.
BalasHapusJejak Nenek Moyang Kita ternyata jadi cerita yang sangat bermanfaat bagi kita anak cucunya.Dan semua kisah perjalanan itu terekam nyata dengan adanya beberapa tempat yang saat ini masih awet di desa kita....
BalasHapus